"Undur Diri dari Sorotan: Fatin Afeefa Pilih Keluarga atas Panggung"



Lihatlah, kadang-kadang kehidupan meminta kita untuk menulis skrip baru, bukan? Itulah yang terjadi pada Fatin Afeefa, seorang pelakon dan penyanyi yang mengambil keputusan mengejutkan untuk meninggalkan dunia sorotan demi keluarga dan keyakinan agamanya.


Fatin, atau yang lebih dikenali sebagai Fatin Nur Afifah Shamsudin, 30 tahun, dengan berani menyatakan bahawa keputusannya ini adalah hasil dari permintaan suaminya, Aliff Awang, yang mesra disapa Opai. "Selepas berkahwin, saya hormat permintaan suami saya. Dia kata boleh ke tak payah berlakon dan menyanyi? Saya jawab boleh sahaja, kerana saya tidak kisah pun dan saya sayang dia. Saya tidak akan berlakon lagi, tidak akan menyanyi lagi," katanya.


Meskipun undur dari pentas, Fatin masih ingin memberi sumbangan melalui kempen-kempen yang dia lakukan sekali sebulan. Namun, dia kini lebih memilih untuk menikmati ketenangan hidup di rumah, jauh dari sorotan media dan tekanan industri hiburan.


Bagi Fatin, keputusannya ini adalah tentang lebih dari sekadar menghormati suaminya. Dia ingin memperbaiki dirinya sebagai seorang Muslim yang lebih baik dan menjaga batas-batas agamanya. "Macam berlakon, semua sedia maklum kebanyakkan akan secara bebas. Apabila saya fikir semula betul juga. Dulu masa saya berlakon pun bergaul campur dan bebas, ada laki orang, bini orang. Saya tidak mahu lagi berada di situasi itu lagi. Fokus sekarang keluarga sahaja," katanya.


Fatin juga berharap dapat menjadi contoh yang baik bagi anak-anaknya, dengan bersungguh-sungguh dalam menutup aurat dan menghapuskan konten-konten yang tidak elok di media sosial. Dia mengakui bahwa perjalanan menuju kebaikan ini tidaklah mudah, terutama dalam hal memakai tudung yang pada awalnya terasa agak asing baginya.


Dengan berani, Fatin memilih jalan yang lebih tenteram dan berarti untuk hidupnya. Dia menegaskan bahwa kebahagiaan keluarga dan kesucian agama adalah prioritasnya sekarang.


Jadi, apa yang bisa kita pelajari dari kisah Fatin? Mungkin bahwa kadang-kadang mengambil langkah mundur adalah langkah maju yang sebenarnya. Dan tentu saja, kita semua bisa mengambil inspirasi dari keberanian dan tekadnya untuk hidup sesuai dengan nilai-nilai yang diyakininya.


Jangan ragu untuk berbagi kisah Fatin dengan teman-temanmu. Siapa tahu, mungkin ada yang juga terinspirasi untuk menemukan ketenangan dan kebahagiaan sejati dalam keputusan hidup mereka sendiri.

Previous Post Next Post

Contact Form